MANJA PUTRI - STIA LANCANG KUNING DUMAI (S1)
MANJA PUTRI - STIA LANCANG KUNING DUMAI (S1)

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara manusia memproleh dan memahami ilmu pengetahuan. Generasi Gen Z, yaitu mereka lahir sekitar tahun 1997-2012, tumbuh Bersama internet, media sosial, dan berbagai platfrom digital yang menyediakan aksesinformasi tanpa batas. Kondisi ini membuat generasi Gen Z memiliki pola pikir yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya dalam mempelajari dan memanfaatkan ilmu pengetahuan.

Disatu sisi, kemudahan akses informasi menjadi keuntungan besar karena proses belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Namun, disisi lain, derasnya arus informasi juga menimbulkan tantagan, seperti sulitnya membedakan informasi yang valid dengan hoaxs serta menurunya kebiasaan membaca secara mendalam.

PEMBAHASAN

perubahan pola pikir Gen z dalam memahami ilmu pengetahuan merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari. Digitalisasi telah mengubah cara belajar dari sebelumnya bergantung pada buku dan ruang kelas menjadi fleksibel melalui internet. Saat ini, seseorang dapat mempelajari berbagai ilmu hanya dengan menonton video pembelajaran, mengikuti kelas daring, membaca artikel, atau memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Generasi Gen Z cenderung menyukai informasi yng cepat, praktis, dan mudah dipahami. Mereka lebih tertarik pada konten visual seperti infografis, video pendek, dan animasi dibandingkan membaca buku yang Panjang. Pola pelajar seperti ini memang meningkatkan efesiensi, tetapi juga beresiko membuat pemahaman menjadi dangkal apabila tidak diimbangi dengan pembelajaran yang mendalam.

Meski demikian, saya berpendapat bahwa Generasi Gen Z memiliki potensi besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Mereka lebih terbuka terhadap inovasi, cepat beradaptasi dengan teknologi, serta mampu memanfaatkan berbagai platfrom digital untuk meningkatkan keterampilan.

SARAN DAN SOLUSI

Sekolah, keluarga, dan pemerintah perlu memperkuat Pendidikan literasi digital serta membiasakan Gen Z membaca sumber ilmiah dan memverevikasi informasi. Gen Z juga harus memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetaoi juga mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

KESIMPULAN

Perubahan pola pikir Gen Z dalam memhami ilmu pengetahuan merupakan dampak dari perkembangan teknologi digital. Kemudahan akses informasi harus diimbangi dengan kemampuan berfikir kritis, literasi digital, dan etika agar ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan secara tepat.

REFERENSI

  • Prensky, M. (2001) . Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1-6.
  • Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital. New York: McGrawHill.
  • UNESCO.(2021). Media and Information Literate CitiZens: Think Critically, Click Wisely. Paris: UNESCO.
  • Kementrian komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2023) Modul literasi Digital. Jakarta: Komdigi.