Kemajuan teknologi merupakan hasil dari kerja keras dan inovasi manusia untuk memudahkan serta memenuhi kebutuhan, teknologi juga mengubah cara hidup manusia, bekerja, belajar dan berinteraksi.

Iskandar Alisyahbana (1980:1) merumuskan lebih jelas dan lengkap tentang definisi teknologi yaitu cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga memperpanjang, memperkuat, dan membuat kehidupan lebih mudah untuk dijalani.

Pemakaian teknologi yang pesat juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan  contoh nya industri yang melibatkan alam yang di kelola oleh manusia yang jika tidak di kelola dengan baik akan menimbulkan masalah pada manusia .meskipun teknologi telah mendorong kita ke tingkat kenyamanan dan efisiensi, dampak negatif teknologi terhadap lingkungan karena menjadi penyebab beberapa masalah lingkungan di dunia diikuti oleh potensi dimilikinya .

Meskipun teknologi memiliki banyak manfaat bagi alam ada juga dampak negatif yang perlu diperhatikan, seperti kemajuan teknologi yang menyebabkan penipisan sumber daya alam karena eksploitasi sumber daya alam. Teknologi membutuhkan bahan baku yang diekstrak dari alam seperti kayu yang di gunakan dalam berbagai industri perabotan  dan besi untuk membuat bahan otomotif. Pengurasan atau penyedotan minyak bumi untuk menjalankan industri , mesin dan berbagai alat transportas, yang seperti kita ketahui bahwa minyak bumi adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui  jikalau habis maka tidak dapat digunakan lagi dalam waktu yang lama.

Selain teknologi juga berdampak pada lingkungan  seperti kerusakan ekosistem akibat gundulnya hutan dan permintaan manusia akan barang dan jasa . Selain itu kerusakan hutan juga mengancam habitat berbagai fauna dan flora  serta merusak tanah di bagian perbukitan yang akan menyebabkan longsor, selain tu teknologi juga berdampak pada  pencemaran  air dan tanah akibat limbah pabrik dan industri , yang akan mengganggu tersedianya air bersih untuk manusia