Lisna Wati - Lancang Kuning Kota Dumai (S1)
Lisna Wati - Lancang Kuning Kota Dumai (S1)

Fenomena Penggunaan Gadget di Kalangan Mahasiswa

Coba diingat-ingat, sudah berapa kali hari ini kita membuka HP padahal niat awalnya hanya ingin melihat jam? Fenomena ini sangat akrab dengan kehidupan mahasiswa saat ini. Gadget membantu banyak hal, mulai dari mencari materi kuliah, mengikuti kelas daring, hingga berkomunikasi dengan dosen dan teman. Namun, di balik manfaat tersebut, gadget juga dapat mengganggu konsentrasi belajar.

Notifikasi yang terus muncul dilayar HP, kebiasaan scrolling media sosial, dan rasa penasaran untuk terus mengecek gadget, membuat banyak mahasiswa sulit fokus saat membaca atau mengerjakan tugas. Fenomena ini hampir dirasakan oleh semua orang, termasuk penulis sendiri. Karena itu, penting untuk melihat penggunaan gadget secara lebih bijak agar tetap menjadi alat bantu, bukan pengalih perhatian.

Dampak Gadget terhadap Konsentrasi dan Kesehatan

Salah satu alasan gadget sulit dilepaskan adalah karena berbagai fiturnya dirancang untuk menarik perhatian pengguna. Notifikasi, fitur scroll tanpa batas, dan algoritma yang menampilkan konten sesuai minat membuat pengguna betah berlama-lama di depan layar.

Kecanduan gadget, yang juga dikenal sebagai problematic smartphone use, kini menjadi perhatian global. Kondisi ini ditandai dengan penggunaan gadget yang berlebihan dan sulit dikendalikan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari serta interaksi sosial individu (Jumriana, 2024). Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami kondisi tersebut karena tingginya tuntutan akademik serta kemudahan akses terhadap internet.

Dari pengalaman dan pengamatan saya, saat mahasiswa ingin membuat tugas atau mencari referensi, sering sekali tergoda untuk membuka media sosial bahkan bermain game. Hal ini membuat fokus yang sudah terbentuk menjadi terganggu. Penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan fisik, seperti mata lelah, nyeri leher akibat terlalu lama menunduk, serta berkurangnya waktu istirahat karena penggunaan HP terlalu lama.

Solusi dan Saran

Menurut saya penggunaan gadget tidak perlu dihindari, tetapi harus dikendalikan dengan bijak. Mahasiswa perlu membatasi penggunaan media sosial saat belajar, mengurangi notifikasi yang tidak penting, serta meluangkan waktu untuk beristirahat dari layar gadget. Dengan kesadaran dan disiplin dalam mengatur waktu, gadget dapat menjadi alat yang mendukung proses belajar tanpa mengganggu konsentrasi maupun kesehatan fisik.

Penutup

Gadget memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa, tetapi penggunaannya yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar dan berdampak pada kesehatan fisik. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dalam menggunakan gadget agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa mengurangi kualitas belajar.

Referensi

  • https://fkm.unair.ac.id/2025/11/19/ketergantungan-gadget-menjadi-momok-bagi-kalangan-pelajar-di-era-digital/
  • https://teewanjournal.com/index.php/tejos/article/view/923
  • https://www.halodoc.com/artikel/efek-bermain-hp-terlalu-lama-intip-bahayanya-yuk?srsltid=AfmBOopROxJYOoRZBblPxwpVhwWG-sT3uMooZSwBDcrvvt0nL0vhXsjA