
Kalau kita lihat di sekitar, sampah plastik itu sebenarnya dekat banget dengan kehidupan mahasiswa. Setiap hari pasti ada saja plastik yang kita pakai, mulai dari botol minuman, bungkus makanan, kantong plastik, sampai gelas minuman yang dibeli di kantin. Karena sudah jadi kebiasaan, kadang kita tidak sadar kalau sampah yang kita hasilkan setiap hari ternyata lumayan banyak.
Saya sendiri juga masih sering menggunakan plastik. Misalnya saat lagi buru-buru ke kampus, biasanya beli minuman kemasan atau makanan yang sudah dibungkus plastik. Memang lebih praktis dan tidak ribet. Namun, kalau dipikir lagi, sampah plastik dari kebiasaan kecil seperti itu terus bertambah setiap harinya.
Yang menjadi masalah, plastik tidak bisa langsung hancur begitu saja. Sampah plastik yang dibuang hari ini bisa tetap ada sampai bertahun-tahun. Bahkan plastik yang sudah hancur pun tidak benar-benar hilang. Plastik tersebut akan berubah menjadi bagian-bagian kecil yang disebut mikroplastik.
Awalnya saya juga tidak terlalu paham apa itu mikroplastik. Setelah membaca beberapa artikel, ternyata mikroplastik bisa ditemukan di sungai, laut, bahkan di makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Artinya, sampah plastik yang kita buang sembarangan bisa kembali lagi ke manusia dalam bentuk yang tidak kita sadari.
Menurut saya, masalah sampah plastik sering dianggap hal biasa karena dampaknya tidak langsung kelihatan. Kita membuang satu botol plastik dan merasa tidak ada masalah. Padahal kalau jutaan orang melakukan hal yang sama setiap hari, jumlah sampah yang dihasilkan pasti sangat banyak dan bisa menimbulkan masalah yang lebih besar untuk lingkungan.
Menurut saya, mengurangi sampah plastik bisa dimulai dari diri sendiri. Misalnya membawa tumbler saat ke kampus, memakai tas belanja sendiri, atau mengurangi membeli minuman kemasan. Memang kelihatannya sederhana, tetapi jika dilakukan terus-menerus pasti bisa membantu mengurangi jumlah sampah plastik.
Sampah plastik dan mikroplastik bukan masalah yang jauh dari kehidupan mahasiswa. Justru kita sering menemukannya setiap hari. Karena itu, sudah saatnya kita lebih peduli terhadap lingkungan dengan mulai mengurangi penggunaan plastik yang tidak perlu. Mungkin perubahan yang kita lakukan terlihat kecil, tapi kalau banyak orang melakukannya, dampaknya pasti akan terasa dan membuat lingkungan jadi lebih baik.